[MENGEDIT] Membuat Foto Panorama Digital

2011-12-26

Dalam 14 bab terakhir, kita telah membahas tentang mengedit foto digital mulai dari prinsip dasar hingga komposisi foto digital. Di bagian ini, kita akan melihat beberapa pekerjaan digital yang telah diselesaikan, dan mengikuti panduan selangkah demi selangkah yang disertai beberapa tips yang bermanfaat.

28 Okt 2010

Dalam 14 bab terakhir, kita telah membahas tentang mengedit foto digital mulai dari prinsip dasar hingga komposisi foto digital. Mengedit foto digital dapat berkisar mulai dari menghapus bagian yang tidak diperlukan hingga menambahkan elemen imajiner atau yang tidak nyata pada foto menggunakan banyak lapisan dan kanal, sehingga dapat menciptakan gambar yang tanpa batas.

Mengedit foto digital dapat dikatakan gampang-gampang susah, tergantung pada tujuan dan kemampuan Anda. Pada bagian ini, kita akan melihat beberapa pekerjaan digital yang telah diselesaikan, dan mengikuti panduan selangkah demi selangkah yang disertai beebrapa tips yang bermanfaat.

■ Teks dan gambar oleh Sim Hyun-Jun (Presiden studioSUM, Instruktur Seni Jurusan Fotografi SunChon National University)

 

▲주상복합-Park, Jin Myung

 

▲foto stok lanskap panorama

Foto panorama adalah foto yang khusus dipotret untuk mengabadikan lanskap. Sebelum membahas tentang kamera digital, gambar panorama yang biasanya digunakan untuk memotret lanskap dan Anda dapat dengan mudah memotret dalam film 3:2 atau 4:3, namun kami memotretnya menggunakan kamera khusus panorama. Sebagian besar kamera panorama cukup mahal dan sulit diperoleh, kecuali Anda adalah seorang fotografer profesional yang khusus memotret foto panorama. (Bahkan saat ini, harga kamera panorama masih sangat mahal). Untuk menghasilkan foto panorama, Anda harus memotret dengan kamera 5×4 yang dilengkapi dengan holder 12×6 menggunakan film 120 mm, atau cukup dengan film 5×4 bersudut lebar, kemudian memotong bagian atas dan bawah untuk menciptakan kesan panorama.

 

▲panorama digital - Sim, Hyun Jun

Karena foto digital semakin populer, maka setiap orang semakin mudah membuat foto panorama menggunakan kamera digital dan menggunakan keterampilan Photoshop. Tentu saja Anda dapat menggunakan lensa bersudut lebar di kamera digital berpiksel tinggi untuk memotret foto bersudut lebar dan memotong bagian atas dan bawah, namun jika Anda tidak memiliki lensa bersudut lebar atau kamera dengan resolusi piksel yang tinggi, Anda dapat menggabungkan bebreapa foto menjadi satu untuk menciptakan kesan panorama. Teknik ini disebut stitching. Photoshop memiliki fitur yang disebut Photomerge yang dapat secara otomatis menggabungkan beberapa foto, dan ini sangat berguna untuk membuat gambar panorama.

 

▲Foto A: Foto panorama Jembatan Cheongdam

Foto A menampilkan foto panorama dari Jembatan Cheongdam. Sekarang ini, jembatan di Sungai Han memiliki pencahayaan yang cukup dan dapat dijadikan sebagai objek pemandangan malam yang indah. Telah ditambahkan air mancur di setiap ujung Jembatan Banpo, membuat pemandangannya semakin indah.

 

▲Foto B: Foto asli

Tiga foto asli di Foto B dipotret untuk menciptakan foto panorama. Foto-foto tersebut dipotret dengan rasio bodi crop 1,5:1 menggunakan lensa 17-35 mm. ISO 100, bukaan f11, dan kecepatan rana 15 detik. Biasanya saya menggunakan dua foto lanskap, namun kisaran lebar maksimumnya sekitar 25 mm karena bodi crop (yang dikonversi dari kamera film 35 mm), meskipun dengan lensa zoom bersudut lebar 17-35 mm, jadi cukup sulit untuk menyertakan gedung di sisi seberang jembatan. Jadi saya menginginkan foto dengan resolusi tinggi. Tiga foto potret jelas akan menambah resolusinya daripada dua foto lanskap.

 

▲Foto asli dalam dokumen format lebar

Untuk membuat foto panorama dari beberapa foto, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan: Pertama, memilih tripod dan head yang tepat. Foto yang akan digabungkan harus memiliki sumbu lensa yang sama, yaitu, pusatnya haus identik, dan harus stabil sama sekali tanpa guncangan. Singkatnya, Anda memerlukan tripod yang kuat dengan kemampuan melimbang yang mulus dan presisi.

Khususnya untuk foto malam seperti Foto A, yang dipotret dengan bukaan yang lama, jadi sedikit guncangan jelas banyak pengaruhnya terhadap kualitas gambar.

Faktor kedua yang harus diperhatikan adalah jarak antara setiap foto.

Untuk menggabungkan foto secara efektif, setiap foto harus saling tumpang tindih dengan foto lain. Semuanya tergantung pada lensa yang digunakan, namun secara umum, sebaiknya Anda memotret setiap foto dengan porsi tumpang tindih sekitar 15 hingga 20%. Sebaiknya Anda menggunakan lensa yang tidak menimbulkan distorsi di bagian tepinya. Saya menyarankan agar Anda menggunakan lensa normal atau lensa telefoto. Jika Anda menggunakan lensa bersudut lebar, tepi gambar akan mengalami banyak distorsi, dan Anda akan kesulitan menggabungkan foto karena adanya distorsi di bagian yang tumpang tindih.

 

Untuk membuat foto panorama, Anda dapat menggabungkannya di Photoshop secara manual, atau menggunakan alat Photomerge di Photoshop untuk menggabungkannya secara otomatis. Pertama, mari kita pelajari tentang opsi manual. Buka gambar asli di Photoshop, periksa ukurannya, dan buat dokumen yang lebih besar dari ketiga foto yang disejajarkan sisi menyisi. Seret gambar asli ke dokumen yang baru dibuat dengan urutan yang benar. Memposisikan lapisan sesuai urutan gambar juga akan mempermudah pekerjaan Anda. Setelah selesai mengatur posisi gambar, langkah berikutnya adalah bagian yang paling penting: gabungkan menjadi satu. Meskipun dipotret dengan bagian yang tumpang tindih, bagian tersebut tentu tidak sama persis satu sama lain. Sekalipun menggunakan lensa telefoto tanpa distorsi perspektif, gambar tidak akan tumpang tindih dengan presisi yang akurat. Pada dasarnya ini disebabkan karena adanya sedikit distorsi di bagian tepi lensa.

▼Menampilkan Kisi

 
 

Untuk menyiasatinya, gunakan alat Distort di menu Transform untuk menyetel distorsi gambar sehingga bagian yang saling tumpang tindih dapat disatukan. Untuk mempermudah pekerjaan, sebaiknya Anda mengaktifkan tampilan Grid dan Guide Line untuk menampilkan kisi horisontal dan vertikal. (View>Show>Grid)

▼Menggabungkan gambar

 

Setelah selesai menggabungkan gambar, setel kecerahan setiap gambar. Meskipun Anda menggunakan bukaan yang sama, memotret foto di malam hari akan menghasilkan bukaan yang berbeda pada setiap foto. Oleh karena itu, Anda harus menyetel bukaan untuk setiap gambar (pilih satu foto sebagai bukaan standar) dengan alat Level atau Curve. Jika menyetel kecerahan gambar, menyetel bagian yang bersebelahan mungkin juga dapat memperterang atau mempergelap bagian yang berlawanan.

▼Menyetel kecerahan bagian yang bersebelahan

 

Sekali lagi, ini terjadi karena cahaya di tepi lensa kurang memadai.

Untuk menyiasatinya, terapkan masking ke setiap layer dan gunakan brush untuk mengoreksi distorsi sekaligus kecerahan dengan cara menghapus bagian yang tumpang tindih dengan hati-hati.

 

Setelah selesai menyetel distorsi dan kecerahan, Anda akan melihat bahwa bagian luar gambar panorama masih belum seragam.

Gunakan alat Crop untuk memotong gambar sesuai ukuran yang diinginkan. Memotong gambar dalam ukuran lebar akan menciptakan kesan seperti gambar panorama.

▼Crop

 

Anda hampir selesai. Edit lagi bagian yang belum sempurna dan setel warna secara keseluruhan. Foto malam memang indah, namun saat diperbesar, mungkin akan terlihat noda-noda seperti lampu jalan yang tidak menyala atau kesan lampu neon. Noda tersebut cenderung merusak pola warna, sehingga sebaiknya Anda memeriksanya lagi dengan teliti dan mengisinya dengan warna. Selanjutnya, perhatikan gambar secara keseluruhan kemudian setel permukaan air dan gedung yang terlihat gelap; terakhir, satukan bagian tepi gambar sehingga terlihat sebagai satu foto.

▼Pengeditan parsial

 

▼Menyatukan bagian tepi

 
 

Anda juga dapat mengkonversi warna atau memotong dengan ukuran yang berbeda untuk memuat foto lainnya.

▼Crop lebar

 

▼Konversi hitam/putih

 

Sejauh ini, kita telah mempelajari tentang cara menggabungkan foto di Photoshop secara manual. Ini adalah tugas yang sangat rumit untuk menghasilkan output berkualitas tinggi, namun jika gambar tidak pas, maka Anda akan kesulitan memotong dan menggabungkan ketiganya. Di Photoshop, tersedia fitur yang disebut Photomerge yang dapat mempermudah tugas ini.

▼Photomerge

 
 

Alat Photomerge secara otomatis mendeteksi titik potong dari dua gambar yang bersebelahan dan menyatukannya menggunakan cara yang tepat seperti Auto, Perspective atau Cylindrical, dan menciptakan corak yang mulus di antara dua bagian yang bersebelahan.

Interactive Layout juga memungkinkan koreksi yang lebih presisi.

Solusi terbaik untuk menciptakan foto panorama adalah menggunakan perintah Photomerge untuk menggabungkan gambar, dan melakukan koreksi secara manual untuk mendapatkan gambar yang sempurna.