Format File & Kualitas Gambar

2011-12-26

Saat akan menyimpan foto, Anda harus memutuskan format file apa yang ingin digunakan. Tergantung pada apa yang ingin Anda lakukan dengan foto, mungkin Anda dapat menggunakan kombinasi format yang berbeda untuk mengontrol kualitas gambar.

17 Jan 2011

Format file yang paling sering digunakan adalah JPEG dan TIFF. Fotografer ahli dan profesional juga menyimpan dalam format Raw, namun terlalu spesifik untuk digunakan dalam fotografi dasar. Beberapa kamera memungkinkan Anda menyimpan file sebagai file Raw. File Raw menghasilkan gambar berkualitas tinggi dan lebih fleksibel untuk diedit, namun juga memerlukan perangkat lunak lain untuk mengkonversi menjadi foto yang dapat dilihat.

Menyimpan file sebagai JPEG dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan Anda.

Format file JPEG paling umum digunakan untuk gambar digital. Saat mengekspor foto dari kamera digital, seringkali kamera menyimpannya sebagai file JPEG.

Menyimpan file sebagai JPEG dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan Anda. Namun, di file JPEG beberapa kualitas gambar akan semakin hilang jika semakin sering disimpan.

(dipotret dengan Samsung Pro815).

Setelah disimpan beberapa kali, kualitas gambar file JPEG semakin berkurang.

File JPEG memiliki format file yang mudah hilang, ini berarti file dikompresi untuk menghemat ruang penyimpanan. Hasil kompresi menyebabkan hilangnya data gambar, yang akan semakin sekurang setiap Anda Anda menyimpan file. Semuanya perlu Anda ketahui jika Anda sangat sering mengedit dan menyimpan dengan format file JPEG. Kualitas foto akan cenderung berkurang. Beberapa kamera memiliki kisaran pengaturan JPEG, pilih pengaturan terbaik untuk mengoptimalkan kualitas gambar. Ini sangat penting terutama jika Anda ingin mencetak foto.

Dipotret dengan Samsung WB550.

Setelah melalui beberapa proses penyimpanan dan edit.

Gunakan file JPEG dan bukan GIF untuk situs web.

Di satu titik, file GIF lebih sering digunakan untuk foto di situs web, namun sekarang telah digantikan dengan file JPEG. File GIF dapat digunakan untuk logo dan grafis, namun kurang sesuai untuk foto karena hanya menampilkan 256 warna. Kisaran warna yang lebih sedikit berarti kadang foto akan terlihat bercak-bercak di lokasi tertentu. Untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik, gunakan file JPEG untuk foto di situs web.

Dipotret dengan Samsung WB550.

Bebaskan kreatifitas Anda dengan file TIFF.

Karena data gambar akan hilang setiap kali Anda menyimpan dalam format JPEG, gunakan file TIFF jika Anda berencana untuk mengedit dan menyempurnakan foto. File TIFF adalah format yang tidak mudah berubah, artinya tidak dikompresi, dan oleh karena itu data gambar tidak akan hilang.

Namun, karena file tidak dikompresi, ukuran file akan lebih besar dan menggunakan lebih banyak ruang penyimpanan. File berukuran besar juga sulit diproses komputer dan lebih lama didownload. Hal ini menyebabkan file TIFF sebagai pilihan kurang tepat untuk foto situs web atau jika dikirim melalui email. Jika ingin ukuran file yang kecil, edit foto sebagai file TIFF kemudian simpan dengan versi JPEG jika akan dikirim kepada teman atau mengirim posting secara online.