Samsung NX10 semakin sempurna dengan Lensa Pancake

2011-12-26

Mari kita cermati lensa pancake F2.0 30 mm di NX10. Ini adalah lensa NX10 yang paling sesuai dan memiliki mobilitas serta kualitas yang lebih baik dari harapan saya. Lensa ini dibuat menggunakan teknologi Samsung. Beratnya 85 g dan memiliki kualitas F2.0 yang hebat, dan menurut saya ini adalah lensa pancake paling bagus yang pernah saya lihat.

23 Agt 2010

Mari kita cermati lensa pancake F2.0 30 mm di NX10. Ini adalah lensa NX10 yang paling sesuai dan memiliki mobilitas serta kualitas yang lebih baik dari harapan saya. Lensa ini dibuat menggunakan teknologi Samsung. Itulah mengapa saya mengkhawatirkan performa lensa ini. Namun, semua orang terkejut dengan performanya. Beratnya 85 g dan memiliki kualitas F2.0 yang hebat, dan menurut saya ini adalah lensa pancake paling bagus yang pernah saya lihat. Tidak hanya dapat digunakan untuk memotret gambar, namun juga untuk merekam film karena mendukung AF, jadi lebih nyaman untuk memotret.

 

3 lensa dirilis bersama-sama pada NX10, dan saya sangat menyukai lensa pancake 30 mm. Sama seperti gambar, jika membicarakan tentang mobilitas, nyaris sehebat kamera saku pada umumnya. Kecepatan AF-nya relatif tinggi, dan jika menggunakan AF, barrel di bagian dalam bergerak sedikit. Sudah banyak kajian tentang performa dan spesifikasi lensa pancake 30 mm dan NX10, jadi saya ingin memberi komentar yang disertai contoh.

 

Sebagian besar contoh yang disertakan tidak diedit, namun ukurannya diubah. Kadang diterapkan sedikit penyetelan kecerahan atau ketajaman +1.

 

Lensa pancake 30 mm khususnya cocok digunakan untuk foto potret, dan juga dapat digunakan untuk potret, objek, dan snapshot, dan hasilnya sungguh sangat memuaskan. Saat memotret dalam mode makro, digunakan lensa bundel 18-55, namun sebagian besar pengambilan film dapat dilakukan menggunakan lensa 30 mm. Meskipun tidak mendukung fungsi IS, namun juga dapat memotret gambar yang bagus dengan kondisi cahaya redup menggunakan F2.0 dan ketajaman ekstra.

 

Khususnya, karena lensa pancake dapat membuat latar belakang menjadi kabur, maka sangat baik untuk foto potret. Tidak mudah mengambil foto anak-anak di dalam ruangan dengan cahaya yang redup. Oleh karena itu, hasil gambar akan kabur, namun lensa pancake dapat membuat latar belakang menjadi kabur dan fokus pada potret. Lensa ini juga dapat memotret gerakan yang cepat. Saat berada dalam mode potret, saya sangat puas dengan lensa pancake.

 
 
 

Saya paling sering memotret makanan dengan NX10. Karena dapat dengan mudah memotret makanan tanpa kabur, saya sering mengambil foto makanan. NX10 mengambil foto yang agak kekuningan, namun dengan menyetel Imbangan Putih, saya dapat mengatasinya. Dengan imbangan putih Auto, dan penyetelan B+1 atau B+2, saya dapat mencegah potret yang kekuningan.

Jarak potret paling dekat 25 cm

Satu hal lain yang sungguh memuaskan saya adalah jarak pemotretan. Tidak ada banyak masalah untuk snapshot, namun sebenarnya sedikit kurang memadai. Untuk pemotretan makro, lensa 18-55 dalam sudut telefoto maksimum sungguh tepat.

Jika jaraknya sekitar 10 cm, maka dapat digunakan untuk segala pemotretan. Namun, jarang juga terasa tidak nyaman mengambil snapshot dengan lensa pancake.

 
 

Saya pribadi senang memotret pola. Kadang membuat saya sedikit pusing, namun memberikan kesan tersendiri setelah memotretnya. Di bawah ini, saya akan membahas tentang lensa pancake dan snapshot yang diambil menggunakan lensa tersebut.

Secara umum saya puas dengan lensa pancake, namun juga ada beberapa kekurangannya. Yaitu performa AF-nya relatif lebih rendah daripada lensa 18-55. Menurut saya, kecepatan dan akurasi AF-nya lebih baik daripada lensa standar. Tiadanya fungsi IS juga menjadi salah satu kekurangannya, namun tidak ada gangguan untuk snapshot jika tangan tidak stabil.

Saya lebih suka memotret pola dan lampu sebagai subjeknya. Khususnya, beragam lampu adalah salah satu subjek yang paling mudah dipotret, karena saya dapat menemukannya di mana-mana. Tidak seperti kamera digital pada umumnya, tersedia beragam jenis pemotretan dalam mode manual. Tentu saja, dengan menggunakan mode Program dan properti mode Auto, Anda dapat mengambil berbagai subjek dengan beragam suasana.

Ketajamannya sungguh luar biasa dan lebih sedikit distorsi. Karena memiliki desain yang ringkas dan performa yang baik, saya selalu membawa NX10 + 30 mm seperti ponsel. Sebelumnya saat menggunakan DSLR berukuran besar, kamera ini tidak mudah dibawa-bawa, namun saya menikmati mengambil foto dengan nyaman menggunakan NX10. Saya akan mengupload gambar yang diambil selama perjalanan, jadi saya mengupload foto dalam café yang gelap. Saya sangat puas dengan hasil gambar di dalam maupun di luar ruangan. Saya sangat menyarankan kamera ini.