Ada ratusan kreasi kuliner yang dapat Anda ciptakan menggunakan microwave Namun mari kita hadapi kenyataannya, bagi sebagian besar orang microwave digunakan untuk memanaskan kembali. Misalnya saja, setelah berusaha mengunyah pizza yang alot, kentang yang keras dan croissant dingin, pasti kita akan tahu perbedaannya dengan jika sisa makanan dipanaskan kembali dan membuatnya menjadi lebih segar.

Kuncinya adalah Menjaga Kelembaban

Meskipun ada beragam kreasi kuliner yang dapat Anda ciptakan dengan microwave, bagi sebagian besar orang microwave digunakan untuk memanaskan kembali. Rahasia untuk membuat makanan kembali segar di dalam microwave adalah kelembaban. Tisu dapur yang lembab adalah cara paling mudah untuk membantu menjaga kadar air dalam makanan. Letakkan tisu dapur basah di sekitar sisa croissant, burger atau burrito, dan Anda akan terkejut dengan rasa makanan yang lebih enak.

Memanaskan Kembali Pizza dan Sandwich

Tentu saja, cara untuk memanaskan kembali makanan tergantung pada apa yang akan dimakan. Untuk pizza, cobalah menghilangkan kulit yang keras di bawah air mengalir, atau, gunakan piring yang tahan microwave, letakkan pizza di atas tumpukan tisu dapur. Akankah potongan pizza tersebut menjadi renyah dan garing? Mungkin tidak, namun saat digigit tidak akan alot seperti kertas. Faktanya, sandwich juga dapat dipanaskan kembali menggunakan cara ini. Beberapa tetes percikan air akan membuat roll atau irisan roti menjadi lebih lunak dan tidak lembek.

Memanaskan Mi dan Nasi

Makanan ala China atau Meksiko lebih rumit. Salah satu tips yaitu memanaskan nasi secara terpisah dan menambahkan sedikit air sebelum dimasukkan ke microwave. Untuk hidangan dari daging ayam—seperti Ayam Kung Pao atau Arroz con Pollo—Anda harus selalu memeriksanya, dan harus diaduk setiap satu atau dua menit.

Bahkan Anda dapat memanaskan kopi di microwave dengan menambahkan air. Jika sudah lama dingin dalam suhu ruangan, mungkin rasanya akan pahit. Tambahkan sedikit air untuk mengurangi rasa pahit dan panaskan di microwave—cukup hangatkan namun jangan sampai mendidih.

Aturan agar sisa makanan tidak terlalu matang adalah "setengah-setengah" yang berlaku untuk: kekuatan dan waktu. Setel pengaturan suhu ke setengah dari suhu untuk memasak; dan lakukan sedikit membalik, mengaduk atau mengolah kembali makanan, jadi panasnya dapat menyebar rata.

Wadah Juga Penting

Karena makanan dikemas dalam wadah tersebut, bukan berarrti dapat dipanaskan di microwave. Jangan memanaskan makanan dengan wadah logam atau aluminium foil, dan penelitian kesehatan terbaru juga melarang memanaskan dengan wadah atau bungkus plastik. Namun, piring kaca menjadi pilihan yang paling aman.

Cobalah menerapkan tips dan trik tersebut, dan Anda pasti akan terkejut dengan rasa makanan—atau kopi—yang dipanaskan kembali.