Aksi Iklim

Bertindak sekarang demi masa depan lingkungan yang rendah karbon dan berkesinambungan

Gambar visual utama tentang halaman Perubahan Iklim

Perubahan iklim, yang sebagian disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil dan pemanasan global yang diakibatkannya, merupakan masalah serius yang memengaruhi seluruh dunia. Samsung Electronics telah melihat kenyataan dari krisis ini, sehingga kami terus melanjutkan upaya di berbagai garis depan. Upaya ini mencakup pengembangan produk dengan penghematan listrik tinggi, memasang perlengkapan dengan emisi gas rumah kaca (GRK) minimal, dan mengontrol listrik baru dan terbarukan.

KPI 2020: Perubahan Iklim

Infografis ini menunjukkan sasaran intensitas unit gas rumah kaca/KRW dari operasi global yang dimiliki dan dioperasikan oleh Samsung. Emisi gas rumah kaca dasar pada 2018 adalah 3,59 ton CO2e/juta KRW, dan sasaran kami untuk tahun 2020 adalah 1,55 ton CO2e/juta KRW.

Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) berbasis Intensitas untuk Lokasi Kerja Global

Infografis ini menunjukkan akumulasi penurunan gas rumah kaca dalam tahap penggunaan produk. Akumulasi penurunan gas rumah kaca dalam tahap penggunaan produk dari 2009 hingga 2018 adalah 243 juta ton CO2. Sasaran akumulasi penurunan untuk 2020, yang dimulai pada 2008, adalah 250 juta ton CO2.

Pengurangan Gas Rumah Kaca Kumulatif dalam Fase Penggunaan Produk

Kami fokus merespons krisis perubahan iklim

Dengan teknologi produknya yang canggih, Samsung Electronics berevolusi saat kami terus berupaya untuk mendukung cara hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan lebih nyaman. Untuk mencapai tujuan ini, Samsung mengadakan pertemuan kelompok konsultasi lingkungan di seluruh perusahaan dua kali setahun. Melalui pertemuan ini, Samsung berbagi informasi tentang kebutuhan lingkungan dan pengembangan teknologi inovatif di antara para pakar lingkungan dari divisi bisnis, dan meneliti teknologi hemat energi untuk mengembangkan produk dengan efisiensi energi tinggi. Pada tahun 2017, Samsung memperkenalkan produk dengan teknologi yang sangat hemat energi seperti Quick Drive untuk mesin cuci dan kipas yang sangat efisien di unit eksternal AC, meningkatkan efisiensi energi rata-rata 36% dibandingkan tahun 2008. Peningkatan efisiensi energi ini mengurangi konsumsi energi konsumen dan biaya energi, serta emisi gas rumah kaca.

Strategi dan Rencana Tindakan untuk Mengatasi Perubahan Iklim
ikon strategi dan rencana tindakan untuk mengatasi perubahan iklim.
Pengurangan emisi GRK di tempat kerja - Mengoperasikan peralatan pengurangan Gas F dalam proses produksi semikonduktor - Mengelola proyek pengurangan energi, meningkatkan efisiensi energi Memperluas manajemen energi di tempat kerja - Memasang sistem manajemen energi di semua tempat kerja dan mempertahankan sertifikasi (sejak 2013) - Mengelola setiap biaya dan indikator energi di tempat kerja Mengurangi GRK dalam tahap penggunaan produk - Mengembangkan dan meluncurkan produk yang sangat hemat energi Mengelola emisi GRK lainnya - Mengelola emisi GRK dalam logistik produk, perjalanan bisnis, dll. (sejak 2009) Mengelola pemasok - Memantau emisi GRK pemasok (sejak 2012)

Kami memperluas manajemen emisi gas kami di semua tingkat

Penyelesaian masalah memerlukan informasi yang akurat. Untuk mengukur dan mengelola emisi gas rumah kacadengan tepat, kami telah mengelompokkannya ke dalam tiga cakupan (scope) yang disebut Protokol GRK berdasarkan kedekatannya dengan bisnis dan operasi. Mencari titik tepat emisi dari tiap tingkat adalah dasar untuk mengelola gas rumah kaca secara optimal.Scope 1 mengacu pada gas rumah kaca yang dipancarkan saat produk diproduksi di lokasi kerja Samsung Electronics, sedangkan Scope 2, emisi tidak langsung, berkaitan dengan pembelian energi lokasi kerja untuk menghasilkan listrik dan uap. Scope 3 mencakup emisi di luar lokasi kerja, seperti aktivitas logistik, perjalanan bisnis, rantai pasokan, dan penggunaan produk kami. Kami menggunakan analisis ini untuk mengelola semua emisi secara sistematis, baik yang langsung maupun tidak langsung, mulai dari lokasi kerja, penggunaan produk atau pemasok kami.

This infographic is about the GHG emissions in the respective scopes. Scope 1 refers to the direct GHG emissions, Scope 2 indirect emissions from electricity, steam, etc, and Scope 3 all other indirect emissions from logistics, suppliers, use of products, etc.
Cakupan 1 (Emisi GHG langsung) & Cakupan 2 (Emisi tidak langsung dari listrik, uap, dll.)

· Analisis bulanan terkait emisi tempat kerja global berdasarkan sistem manajemen GHG
· Memasang peralatan dekomposisi GHG dalam pemrosesan semikonduktor, dengan laju dekomposisi 90% ke atas
· Memasang peralatan berefisiensi tinggi dan mengubah pencahayaan dalam ruangan dengan LED di tempat kerja global

A panoramic photo of the Samsung Electronics’ worksite.
Cakupan 3 (Seluruh emisi tidak langsung lain dari logistik, pemasok, penggunaan produk, dll.)

∙ Melangsungkan proyek penurunan gas rumah kaca demi meningkatkan efisiensi energi dalam logistik.
∙ Menyampaikan proyek pengurangan gas rumah kaca melalui dukungan di tempat bagi vendor utama.
∙ Meningkatkan penggunaan konferensi video serta mengurangi jumlah perjalanan bisnis internasional.

A photo of logistics truck (Safety Truck of Samsung Electronics)
Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dalam Fase Penggunaan Produk
Grafik ini menunjukkan jumlah kumulatif pengurangan GRK sejak 2009 di 7 lini utama kami, yakni ponsel, laptop, TV, monitor, kulkas, mesin cuci, dan pendingin udara. Pada 2014, kami mengurangi 128 juta ton Co2, 156 juta ton Co2 pada 2015, dan 188 juta ton Co2 pada 2016. Perkiraan jumlah pada 2017 dan 2018 ini adalah 217 juta ton Co2 dan 243 juta ton Co2.

* Unit: Juta tCO2
* Cakupan pengumpulan data: Kategori produk utama (ponsel, notebook, TV, monitor, kulkas, mesin cuci, dan pendingin udara)
* Akumulasi sejak 2009

Kami menggunakan teknologi canggih untuk meningkatkan penghematan listrik

Dengan teknologi produknya yang mutakhir, Samsung Electronics berkembang seiring upaya kami mendorong gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan nyaman. Untuk mencapai sasaran ini, Samsung mengadakan pertemuan kelompok konsultasi lingkungan di seluruh perusahaan dua kali setahun. Melalui pertemuan ini, Samsung membagikan informasi tentang persyaratan lingkungan dan pengembangan teknologi inovatif di antara para pakar lingkungan dari divisi bisnis, serta meneliti teknologi hemat energi demi mengembangkan produk dengan efisiensi energi tinggi. Pada 2018, Samsung memperkenalkan produk dengan teknologi yang sangat hemat energi, misalnya motor yang sangat efisien untuk mesin cuci dan kompresor untuk lemari es yang meningkatkan efisiensi energi rata-rata 39% dibandingkan dengan tahun 2008. Peningkatan efisiensi energi ini mengurangi konsumsi energi dan biaya energi konsumen, serta emisi gas rumah kaca.

Infografis ini menunjukkan kinerja efisiensi energi dalam tahap penggunaan produk. Pada 2018, rata-rata konsumsi energi produk berkurang sebanyak 39% dan emisi gas rumah kaca kumulatif berkurang 243 juta ton dibandingkan dengan tahun 2008.
Infografis ini menunjukkan kinerja penggunaan energi dan sasaran lokasi global Samsung. Samsung menghemat 34,3 miliar KRW dalam biaya listrik dan utilitas di lokasi luar negeri pada 2018. Penghematannya terdiri atas 53% listrik, 9% HVAC, 11% untuk udara terkompresi, 0,1% untuk generator nitrogen, 6% untuk air, 3% untuk uap, 3% untuk gas, serta 13% dalam kategori lain-lain.

Peningkatan volume produksi memerlukan peningkatan jumlah lokasi pabrik dan peningkatan konsumsi energi yang sesuai. Untuk mengurangi penggunaan energi saat kami meningkatkan kapasitas produksi, Samsung telah menetapkan 24 Standar Penghematan Energi demi produksi yang efisien. Dalam hal lokasi baru, teknologi hemat energi dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik fasilitas dan diterapkan sejak tahap awal desain proses untuk meningkatkan efisiensi energi. Hasilnya, sekalipun produksi meningkat, kami menghemat 34,3 miliar KRW dalam biaya listrik dan utilitas di lokasi luar negeri pada 2018.

Infografis ini menunjukkan kinerja penggunaan energi dan sasaran lokasi global Samsung. Samsung menghemat 34,3 miliar KRW dalam biaya listrik dan utilitas di lokasi luar negeri pada 2018. Penghematannya terdiri atas 53% listrik, 9% HVAC, 11% untuk udara terkompresi, 0,1% untuk generator nitrogen, 6% untuk air, 3% untuk uap, 3% untuk gas, serta 13% dalam kategori lain-lain.
Infografis ini menunjukkan bahwa Samsung Electronics terus memperluas penggunaan energi terbarukan

Di Samsung Electronics, kami terus memperluas penggunaan energi terbarukan.

Sebagai perusahaan TI global terkemuka, Samsung Electronics telah memperluas penggunaan energi terbarukan sebagai respons terhadap perubahan iklim dan secara resmi mengumumkan target utama pada Juni 2018.
 
- Kami akan beralih ke 100% energi terbarukan di semua tempat kerja kami di Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok pada 2020.
Samsung Electronics telah menetapkan sasaran jangka pendek untuk memperluas penggunaan energi terbarukan yang dimulai di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa yang memiliki infrastruktur memadai untuk energi terbarukan, dan telah bekerja keras untuk mencapai sasaran tersebut.
Pertama-tama, kami telah beralih ke 100% energi terbarukan untuk semua listrik yang digunakan di kantor pusat regional dan tempat kerja semikonduktor di Amerika Serikat pada 2019, sembari terlebih dahulu mencapai 100% transisi ke energi terbarukan di tempat kerja Slovakia di Eropa. Selanjutnya, secara bertahap kami berencana beralih ke energi terbarukan sesuai regional di tempat kerja lain di Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, kami telah memasang fasilitas pembangkit daya fotovoltaik 5,5MW di teras atap bangunan tempat kerja pembuatan TV dan semikonduktor kami di Tiongkok. Sama seperti di Korea, semua daya yang dibangkitkan digunakan untuk mengoperasikan fasilitas produksi dan tambahan.
 
- Kami akan memasang fasilitas pembangkit daya fotovoltaik dan tenaga panas bumi di tempat parkir dan teras atap semua tempat kerja domestik kami, seperti di Suwon, Hwaseong, dan Pyeongtaek pada 2020.
Agar tetap sejalan dengan target pemerintah Korea untuk memperluas penggunaan energi terbarukan hingga 20% pada 2030 dan 30 hingga 35% pada 2040, tempat kerja Suwon milik Samsung Electronics telah memasang fasilitas pembangkit daya fotovoltaik dengan kapasitas total 1,9MW di menara parkir dan di teras atap lima fasilitas riset sebagai proyek pilot domestik. Daya yang dihasilkan fasilitas fotovoltaik digunakan secara langsung untuk fasilitas riset dan parkir yang sesuai. Dengan memantau hasil instalasi fasilitas fotovoltaik pilot, kami berencana untuk terus memperkenalkan fasilitas pembangkit daya fotovoltaik dan tenaga panas bumi secara berkelanjutan di pusat logistik dan tempat kerja besar lainnya di Hwaseong dan Pyeongtaek pada 2020

- Dengan bergabung dalam Rantai Pasokan CDP pada 2019, kami berencana merekomendasikan 100 mitra bisnis terpenting kami untuk menetapkan target penggunaan energi terbarukan.
Guna mendukung perluasan penggunaan energi terbarukan oleh mitra bisnis kami, Samsung Electronics berencana untuk bergabung dalam Rantai Pasokan CDP demi membuat 100 mitra bisnis terpenting kami berdasarkan jumlah pembelian untuk menetapkan target dalam menggunakan energi terbarukan serta memperluas penggunaan energi terbarukan sembari berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Penggunaan energi terbarukan di tempat kerja global
Infografis ini berisi penggunaan energi terbarukan di tempat kerja global. Pada 2015, sebesar 92,06 GWh energi terbarukan digunakan, 181,77 GWh pada 2016, 228,5 GWh pada 2017, dan 1356,5 GWh pada 2018.

Kami menjalankan proyek ini untuk menanggapi perubahan iklim global.

Samsung Electronics melaksanakan proyek tidak hanya untuk mengurangi emisi karbon global, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Sekitar 80% populasi di Mombasa, Kenya, menggunakan arang sebagai bahan bakar karena kurangnya pasokan listrik. Pembakaran arang menghasilkan zat berbahaya, dan zat tersebut telah menyebabkan peningkatan laju kematian dini di antara penduduk Kenya. Selain itu, penggunaan arang secara berlebihan membuat polusi udara bertambah buruk dan mempercepat deforestasi.
Samsung Electronics tampil untuk membantu mengatasi masalah ini. Sebagai bagian dari upaya dalam menghadapi perubahan iklim, kami menandatangani perjanjian dengan Green Development dan menemukan cara untuk membantu penduduk Mombasa hidup dalam lingkungan yang lebih sehat. Dengan mempertimbangkan fakta bahwa bioetanol dapat diperoleh dengan biaya terjangkau berkat banyaknya jumlah pabrik gula di Kenya, Samsung Electronics menginvestasikan satu juta euro untuk mendistribusikan kompor masak berbahan bakar bioetanol kepada penduduk Mombasa. Karena bioetanol memiliki enam kali lipat efisiensi panas daripada arang, ini menimbulkan efek ganda, yakni mengurangi emisi zat berbahaya sekaligus menjamin keamanan penggunaannya di rumah tangga. Dengan mendistribusikan kompor masak, Samsung Electronics mampu berkontribusi terhadap gaya hidup yang lebih sehat dan lebih aman bagi penduduk Mombasa sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.
Bersama Green Development, Samsung Electronics akan melanjutkan upayanya dalam membangkitkan ekonomi regional dan meningkatkan lingkungan dengan menghadirkan edukasi terkait pengadaan, produksi, dan penjualan kompor masak serta bioetanol bagi masyarakat.

Foto Samsung Electronics melaksanakan proyek untuk menanggapi perubahan iklim global.
Produk Sadar Lingkungan kami diciptakan demi planet yang sehat
Gambar latar belakang Laman Produk Sadar Lingkungan