Kemampuan yang bertambah tentu diiringi dengan peningkatan performa dari komponen-komponen di dalam ponsel tersebut. Prosesor yang makin cepat dan bertenaga, memori yang lebih lega, penyimpanan yang lebih besar hingga layar yang lebih besar dan beresolusi jauh lebih tinggi.

Membicarakan komponen yang menentukan performa ponsel, tentu kita tidak bisa melupakan komponen bernama prosesor. Benda ini adalah otak dari sebuah ponsel. Kemampuan ponsel untuk "berpikir" alias pemrosesan semua pekerjaan dilakukan di komponen yang satu ini. Karenanya, tanpa menepikan pentingnya komponen lain seperti memori, prosesor adalah kunci pertama dari performa ponsel.

Samsung, sebagai produsen ponsel kelas dunia, tentu saja sadar betul dengan hal tersebut. Karenanya, smartphones asal Korea Selatan ini dibekali dengan prosesor yang mumpuni. Ada dua jenis prosesor yang selama ini menjadi otak ponsel-ponsel Samsung, yakni prosesor Exynos dan Snapdragon. Sebenarnya, apa saja letak perbedaan keduanya? Yuk simak terus artikel ini.

Pembuat

Perbedaan pertama adalah dari segi pembuat prosesor. Exynos adalah ponsel yang dibuat oleh Samsung sendiri dan mayoritas juga dipakai untuk produk-produk ponsel sendiri. Meski begitu, ada juga ponsel-ponsel pintar merk lain yang menggunakan prosesor Exynos.

Sementara Snapdragon adalah prosesor buatan Qualcomm. Selain dipakai oleh Samsung, prosesor Snapdragon juga sangat populer dipakai oleh banyak produsen ponsel Android di seluruh dunia.

Pemakai

Kedua jenis prosesor memiliki rentang produk yang cukup berbeda. Snapdragon memiliki varian produk yang sangat banyak dan dengan demikian juga menghasilkan kemampuan yang sangat bervariasi. Prosesor Snapdragon digunakan oleh ponsel kelas pemula (entry level) hingga ponsel tertinggi alias flagship.

Sedangkan prosesor Exynos memiliki varian yang lebih sedikit walau juga dipakai di hampir semua kelas ponsel. Exynos tak hanya dipakai di ponsel flagship, misalnya Samsung Galaxy S10e, Samsung Galaxy S10 dan Samsung Galaxy S10+, tetapi juga di smartphone pemula seperti Samsung Galaxy M10 dan Samsung Galaxy A2 Core, atau di ponsel menengah-atas seperti Samsung Galaxy A50.

Distribusi

Sejumlah ponsel Samsung, terutama yang berada di kelas tertinggi, biasanya dibuat dengan dua jenis prosesor, yakni Exynos dan Snapdragon. Dua varian ini biasanya ditujukan untuk pasar yang berbeda. Keluarga Galaxy S10 misalnya. Pasar Indonesia dan Eropa kebagian S10 dengan prosesor Exynos. Sementara pasar Amerika dan Amerika Selatan serta Cina kebagian S10 dengan prosesor Snapdragon.

Teknologi

Karena tiap generasi prosesor memiliki teknologi pembuatan yang berbeda, maka kita ambil contoh di prosesor yang dipakai di dua varian keluarga S10, yakni Exynos 9820 dan Snapdragon 855. Bisa dibilang, ini adalah dua prosesor andalan kedua pembuatnya.

Exynos menggunakan teknologi 8 nanometer, sedangkan Snapdragon menggunakan teknologi 7 nanometer. Perbedaan dua teknologi (atau sering disebut sebagai "node") ini lekat kaitannya dengan arsitektur dan desain chip tersebut. Secara umum, node yang lebih kecil membuat ukuran transistor di dalam chip jadi lebih kecil dan lebih efisien dalam penggunaan daya.

Keduanya memiliki kesamaan dalam jumlah core alias inti di dalam prosesor, yakni sama-sama octa core (8 core). Core menentukan kecepatan prosesor secara keseluruhan. Kecepatan core di dua prosesor yang berbeda tentu akan berbeda. Secara performa, tidak ada perbedaan signifikan di mata pengguna. Perbedaan baru akan terlihat bila dilakukan penilaian dengan aplikasi benchmark.

Selain itu, terdapat juga perbedaan dalam unsur graphic processing unit (GPU) di masing-masing prosesor. Exynos 9820 misalnya dilengkapi dengan GPU Mali-G76 MP12, sedangkan Snapdragon 855 diduetkan dengan GPU Adreno 640. Sekali lagi, di mata pengguna, perbedaan tidak akan terlalu terlihat dan baru akan tampak di penilaian dengan software benchmark.

Kesimpulan

Untuk pengguna biasa, perbedaan antara satu prosesor dengan yang lain hampir tidak terasa bedanya. Bila menggunakan benchmark, maka akan terlihat kelebihan dan kekurangan masing-masing prosesor. Sebagai pengguna, kamu bisa mempertimbangkan hasil benchmark tersebut ketika memilih ponsel yang ingin kamu beli.

Selain sejumlah varian ponsel yang sudah disebutkan di atas, berikut adalah daftar ponsel Galaxy tahun 2019 yang beredar di Indonesia, dibedakan berdasarkan jenis prosesornya:

Prosesor Exynos:

Beli Samsung A2 Core (Exynos 7870)
• Beli Samsung M10 (Exynos 7870)
Beli Samsung S10e
Beli Samsung S10
Beli Samsung S10+ (Exynos 9820)
Beli Samsung A50 (Exynos 9610)
Beli Samsung A30 (Exynos 7904)
Beli Samsung A20 (Exynos 7884)
Beli Samsung A10 (Exynos 7884)

 


Prosesor Snapdragon:

• Beli Samsung A80 (Snapdragon 730)
Beli Samsung A70 (Snapdragon 675)


Samsung menawarkan  perangkat elektronik terbaru dan terbaik di Indonesia - Beli dari berbagai macam Smartphone, LED TV, Wearable, Tablet, Mesin Cuci, Kulkas, AC, Microwave, Vacuum Cleaner, Monitor Komputer, SSD, Hard Disk Portable, Kartu Memori.