Galaxy A50 disajikan dalam bentuk boks yang seolah menjadi standar Galaxy seri A. Tak ada kekhususan di sana. Smartphone berhaga Rp3,799 juta ini hadir dibungkus boks putih dengan gambar Galaxy A50 di depannya. Di dalamnya terdapat beberapa aksesori yang menjadi standar bawaan Galaxy Seri A, antara lain pengisi daya bertipe fast-charging 15W dengan tipe USB-C serta earphone berwarna hitam. Buku manual panduan dan ejector untuk slot kartu SIM (dan memori eksternal) pun tidak lupa disertakan.

Ketika dikeluarkan dari boks dan digenggam, impresi pertama adalah ponsel ini begitu tipis. Dimensinya berukuran 158,5 x 74,7 x 7,7mm. Padahal, jika melihat spesifikasi baterai yang, tenaganya tidak bisa dibilang kecil, yakni 4000mAh. Samsung bisa dibilang sukses menjaga dimensi Galaxy A50 untuk tetap nyaman digenggam tanpa melupakan kemampuan baterai yang mumpuni. Masing-masing versi Galaxy A50, memiliki tiga varian warna, yakni hitam, biru, dan putih dengan materi glasstic dan glossy finish yang elegan.

Di bagian layar, kesan lega sangat terasa berkat ukuran 6,4 inci. Ada kamera depan yang dikemas sedemikian rupa dalam desain Infinity-U Display yang membuat tampilan Samsung A50 ini jadi nyaris tanpa bezel. Kamera depan tersebut berfungsi untuk berswafoto dan memindai wajah untuk membuka ponsel yang terkunci, melengkapi fitur on-screen fingerprint untuk hal keamanan. Kemampuan pemindai wajah untuk membuka kunci ponsel terbilang memuaskan.

Ketika dinyalakan, layar lega Galaxy A50 yang berteknologi SuperAMOLED dan dibekali resolusi Full HD+ makin memberikan kesan mewah, ketika menampilkan gambar, tampilannya begitu tajam dengan kerapatan warna yang padat. Ketika dicoba untuk memutar video beresolusi di HD di Youtube serta menjajal menonton Netflix dengan resolusi HD, tampilan warnanya sungguh memanjakan mata pengguna.
 

Di bagian belakang, tersemat tiga kamera yang menjadi nilai plus Galaxy A50. Masing-masing kamera beresolusi 25MP f/1.7 (kamera utama), 8MP f/2.2 (ultrawide angle lens), dan 5MP f/2.2 (depth camera). Ketiga kamera ini memiliki fungsi yang saling melengkapi dan memungkinkan Anda untuk mengabadikan momen, baik foto maupun video, dengan sudut pandang yang lebih luas.

Untuk mencoba kegunaan masing-masing kamera tersebut, tersedia pilihan di atas tombol ketika membuka kamera. Tinggal klik ikon di atas tombol untuk mengubah sudut pengambilan foto dari lebar ke ekstra lebar. Klik mode Live focus untuk mencoba mengambil gambar dengan efek blur di latar belakang alias bokeh.

Yang menarik adalah fitur Screen Optimiser yang diberikan Samsung untuk Galaxy A50. Fitur ini membuat kamu yang suka mengambil foto lebih terbantu karena Screen Optimiser akan membuat foto yang kamu ambil tampak lebih bagus secara otomatis, khususnya foto-foto di pantai, pegunungan, langit, pepohonan, serta beberapa kondisi lainnya seperti makanan, foto di tempat minim cahaya dan lain-lain.

Di bagian sisi kiri ponsel ada slot yang bisa menampung dua kartu SIM dan satu memori eksternal bertipe microSD, sementara tombol power dan volume terletak di sisi kanan. Jika Anda menekan tombol power cukup lama, Bixby, asisten digital Samsung, akan muncul. Di bagian bawah ada lubang audio 3,5mm dan lubang untuk pengisi daya bertipe USB-C.

Untuk sistem operasi, Galaxy A50 sudah menggunakan Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI yang juga digunakan di keluarga Galaxy seri S. Hal ini membuat aura flagship cukup terasa di ponsel kelas menengah ini. Gabungan Android terbaru dan One UI ini membuat navigasi ponsel jadi lebih intuitif serta membuatmu bisa menemukan aplikasi favorit atau dokumen yang paling sering dibuka.

Beli Samsung Galaxy A50 dari situs resmi Samsung Indonesia dengan harga Rp3.799.000.

Samsung menawarkan  perangkat elektronik terbaru dan terbaik di Indonesia - Beli dari berbagai macam Smartphone, LED TV, Wearable, Tablet, Mesin Cuci, Kulkas, AC, Microwave, Vacuum Cleaner, Monitor Komputer, SSD, Hard Disk Portable, Kartu Memori.