Rumah Mbah Arbah

Gubuk kecil yang terbuat dari papan dan kayu bekas yang sederhana, kira-kira berukuran 1.5 x 3 meter, adalah tempat yang ia sebut rumah. Sehari-hari mbah Arbah memasak di luar rumah, dengan alat masak seadanya, yang diletakan di atas atap gubuknya ketika sedang tidak digunakan. Sebuah area terbuka dibagian belakang rumah, hanya ditutupi kantung plastik hitam, merupakan area yang beliau sebut kamar mandi digunakan untuk melakukan aktivitas MCK. Tanah tempat gubuk ini berdiri pun awalnya milik orang lain sebelum akhirnya dicarikan tanah sendiri oleh kerabatnya. Tentu saja kondisi ini jauh dari kelayakan bagi seseorang yang seharusnya dapat menikmati masa senjanya dengan aman dan nyaman seperti Mbah Arbah, di usianya yang sudah menginjak 72 tahun. Meskipun begitu, Mbah Arbah tetap senantiasa menjalani hari dengan tersenyum, sambil terus berdoa akan kehidupan yang lebih baik, tak hanya untuk dirinya sendiri namun juga untuk anak yang dirawat dan masih tinggal bersamanya karena berkebutuhan khusus.
 

Rumah Baru untuk Mbah Arbah

Doa Mbah Arbah akhirnya terkabul, beliau mengaku menjadi salah satu penerima manfaat dalam program Samsung Community Development untuk Bangka Belitung, merupakan sebuah jawaban atas doa-doanya. Pada kesempatan seremoni peletakan batu pertama program ini, Mbah Arbah tak kuasa menahan emosi bahagianya saat KangHyun Lee, Vice President Samsung Electronics Indonesia memeluknya di hadapan para awak media yang hadir saat itu. Pembawaannya yang memang periang semakin tampak sumringah.

Dalam upaya untuk mewujudkan harapan Mbah Arbah dan lebih dari 100 keluarga lainnya di Kampung Petaling Dusun IX, Desa Penagan, Samsung Electronics bersama Habitat for Humanity Indonesia akan mengimplemantasikan program revitalisasi dan pengembangan komunitas selama tiga tahun di Bangka Belitung. Selain Desa Penagan, Kelurahan Opas di Kota Pangkalpinang, juga akan menjadi bagian dari program ini.

Sebagai bagian dari program ini, akan dibangung juga “Samsung Smart Library” di Kelurahan Opas, Pangkalpinang, sebuah area yang akan dilengkapi dengan tablet Samsung Galaxy dan sambungan internet, sehingga masyarakat dapat semakin dekat dengan teknologi dan memanfaatkannya untan positif, seperti belajar, mengerjakan tugas kelompok, hingga mencari tips bercocok tanam ataupun menangkap ikan.
 

Samsung Smart Library

Program dan kegiatan ini bersinergi dan bekerjasama secara langsung dengan Pemerintah Daerah Bangka Belitung. Dengan adanya kerjasama antara Samsung Electronics Indonesia dengan Habitat for Humanity, diharapkan konsep triplehalic yang terdiri dari masyarakat (Society), Perusahaan (Corporate) dan Pemerintah (Government) bisa diimplementasikan secara maksimal dan menjadi satu kesatuan yang luar biasa, yang jika dijalankan bersama-sama secara konsisten pada akhirnya dapat menorehkan senyuman kebahagiaan bagi masyarakat seperti Mbah Arbah.
 

Tentang Samsung Electronics Co., Ltd.

Samsung Electronics Co., Ltd menginspirasi dunia dan membentuk masa depan dengan ide-ide dan teknologi transformatif. Perusahaan ini mendefinisikan ulang dunia Smartphone, LED TV, Wearable, Tablet, Mesin Cuci, Kulkas, AC, Microwave, Kamera Digital, Laser Printer, Monitor Komputer, SSD, Hard Disk Portable, Kartu Memori, Peralatan Digital, Peralatan Medis, Sistem Jaringan, Semikonduktor dan Solusi LED

Untuk berita terbaru, silakan mengunjungi Samsung Newsroom di http://news.samsung.com.