Namun dalam praktiknya, penggunaan alat digital untuk kolaborasi juga memiliki tantangan tersendiri. Salah satu hambatan terbesar adalah perbedaan bahasa, terutama ketika tim terdiri dari anggota dengan latar belakang bahasa dan budaya yang berbeda.
Untuk mengatasi hambatan bahasa tersebut, Samsung menawarkan solusi inovatif melalui fitur Interpreter dan Live Translate yang hadir di Galaxy S24 Series dan Galaxy Z Fold6 | Z Flip6. Kedua fitur ini memungkinkan pengguna berkomunikasi dalam 16 bahasa berbeda, yaitu Inggris, Mandarin, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Prancis, Thailand, Spanyol, Hindi, Polandia, Portugal, Vietnam, Arab, Indonesia, dan Rusia, secara langsung.
Berbeda dari Google Translate yang menerjemahkan teks satu arah, Interpreter dirancang untuk interaksi tatap muka dua arah. Terjemahan akan ditampilkan dalam dua layar terpisah untuk pengguna dan lawan bicara. Cukup tekan tombol mikrofon untuk bicara, dan terjemahan akan muncul di layar lawan bicara.
Untuk pengalaman yang lebih seamless, Galaxy Z Fold6 | Z Flip6 menawarkan Dual Screen Mode Interpreter. Dalam Flex Mode, pengguna dapat memakai layar dalam dan lawan bicara memakai layar luar untuk berkomunikasi dengan Interpreter lebih natural.
Fitur Galaxy AI lainnya, yaitu Live Translate, digunakan untuk percakapan telepon lintas bahasa. Suara pengguna akan diterjemahkan langsung ke bahasa penerima, demikian pula sebaliknya. Transkripsi dialog bahasa asli dan terjemahan akan ditampilkan pada layar selama panggilan telepon.
Selain mengatasi hambatan bahasa, membangun kepercayaan juga menjadi aspek penting dalam kolaborasi digital. Hal ini juga dapat diatasi dengan dukungan Samsung.
Dalam beberapa kasus, misalnya penyimpanan file penting yang dipegang karyawan logistik, terdapat kekhawatiran akan kebocoran data. Menggunakan solusi Knox Vault dari Samsung, hal tersebut tak lagi perlu dicemaskan.
Perangkat Galaxy dapat terlindungi secara eksklusif melalui kehadiran Knox Vault yang memiliki beragam fitur seperti:
Secure Folder yang memungkinkan pengguna menyimpan serta mengelola data sensitif seperti dokumen keuangan, aplikasi mobile banking, file rahasia secara terproteksi.
Samsung Pass juga hadir untuk mempersingkat proses login dengan menyimpan data password berbagai aplikasi dan layanan yang terproteksi Knox Vault.