Kemampuan smartphone untuk mengakses beragam konten multimedia seperti membaca (berita, buku, artikel), mendengarkan musik, fotografi atau menonton video dan film, membutuhkan prosesor atau chipset yang mumpuni.

Membicarakan chipset sebagai komponen yang menentukan performa HP, ada dua jenis chipset yang umum digunakan sebagai "otak" smartphone Samsung, yakni prosesor Exynos dan Snapdragon.

Ada banyak pertanyaan seputar pengguna yang ingin mengetahui perbandingan Exynos dan Snapdragon, juga apa yang menjadikan salah satunya unggul dari segi performa, baterai, efisiensi RAM, kemampuan grafis, dan lain sebagainya. Lalu sebenarnya, apa saja letak perbedaan (juga persamaan) chipset Exynos vs Snapdragon ini?

Produsen dan negara asal

Perbedaan pertama antara Exynos dan Snapdragon datang dari negara asal dan produsen. Exynos adalah chipset yang dibuat oleh Samsung dan digunakan untuk produk-produk smartphone, tablet, dan beberapa lini produk smartwatch Samsung. Sementara itu chipset Snapdragon adalah prosesor buatan Qualcomm yang juga digunakan di beberapa lini smartphone Samsung.

Penggunaan chipset Exynos dan Snapdragon

Prosesor Exynos dan Snapdragon ini digunakan di beragam lini produk Samsung, dari smartphone, tablet, hingga smartwatch, dari kelas produk flagship hingga entry-level.

Pada produk Samsung sendiri, Anda bisa mendapati model smartphone dengan 2 varian chipset yang berbeda, baik itu Exynos atau Snapdragon, tergantung ketersediaan masing-masing wilayah dan model.

Beberapa varian smartphone dan tablet flagship yang menggunakan Exynos antara lain adalah Samsung S22, S22 Ultra, Samsung Tab S8; sedangkan sebagian model smartphone Samsung terbaru dengan Snapdragon antara lain Samsung M23, Samsung A23, Samsung A73, dan lainnya.

Teknologi chipset

Exynos dan Snapdragon masing-masing memiliki lini chipset kelas flagship, yaitu Exynos 2200 (2022) dan Snapdragon 8 Plus Gen 1 (2021) yang digunakan di smartphone flagship seperti Samsung Galaxy S22 series, Samsung Z Flip4, Fold4, hingga Samsung Galaxy Tab S8 series.
Untuk chipset keluaran terbaru ini, Exynos 2200 dan Snapdragon 8 Plus Gen 1 menggunakan teknologi fabrikasi 4 nanometer, menghasilkan kinerja yang lebih baik dan konsumsi baterai yang lebih hemat, berikut dukungan jaringan internet 5G yang kencang.

Secara umum, fabrikasi lebih kecil membuat ukuran transistor di dalam chip jadi lebih kecil dan lebih banyak, sehingga mampu memberikan performa lebih baik.

Keduanya memiliki kesamaan dalam jumlah core alias inti di dalam prosesor, yakni sama-sama octa core (8 core). Core menentukan kecepatan prosesor secara keseluruhan. Kecepatan core di dua prosesor yang berbeda tentu akan berbeda.

Selain itu, terdapat perbedaan tipe graphic processing unit (GPU) di masing-masing prosesor. Exynos 2200 misalnya dilengkapi dengan GPU Samsung Xclipse 920, sedangkan Snapdragon 8 Plus Gen 1 hadir dengan GPU Adreno 730.

Kesimpulan:

Perbandingan Prosesor Exynos dan Snapdragon

Untuk pengguna biasa, perbedaan antara satu prosesor dengan yang lain hampir tidak terasa bedanya. Bila menggunakan benchmark, maka akan terlihat kelebihan dan kekurangan masing-masing prosesor. Sebagai pengguna, sebaiknya utamakan penggunaan sehari-hari, dibanding skor benchmark.

Chipset Exynos memiliki keunggulan dalam hal kecepatan RAM karena memiliki semikonduktor yang lebih kecil. Di sisi lain, prosesor Snapdragon memiliki performa pemrosesan gambar yang lebih stabil daripada di Exynos karena menggunakan GPU Adreno, tetapi GPU Samsung Xclipse terbaru pun mulai mengejar dalam performa dan stabilitas.

Exynos adalah pilihan yang lebih baik untuk Anda yang menggunakan smartphone untuk aktivitas sehari-hari biasa, mulai dari menelepon, browsing, atau menggunakan aplikasi media sosial ringan seperti Instagram, Facebook.

Dua chipset ini menawarkan kelebihan yang tidak jauh berbeda dari segi pengalaman penggunaan harian; sebagai referensi membeli HP baru Anda, berikut adalah daftar smartphone Samsung terbaru yang beredar di Indonesia berdasarkan jenis prosesornya:

HP chipset Exynos

HP chipset Snapdragon

Written by

Samsung Indonesia

3 Artikel selanjutnya